Dituntut Selalu Tepat Waktu, Inilah Suka Duka Bekerja di Perusahaan Publisher Game Online

Segala jenis pekerjaan pasti ada suka dan dukanya. Nikmati prosesnya dan syukuri hasilnya




Dimanapun dan apapun pekerjaan seseorang selalu memiliki resiko dan tantangan, ada suka dan ada dukanya. Namun selama tugas dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, maka tidak akan ada masalah dan beban yang akan mengganggu pikiran dan mempengaruhi produktifitas kita. Salah satu pekerjaan yang secara terlihat seperti menyenangkan yaitu bekerja di perusahaan publisher game online, yang bagi banyak orang khususnya gamer merupakan pekerjaan yang asyik, karena setiap hari berkutat dengan game.

Namun dibalik itu semua, ada tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan demi lancarnya game online yang kamu mainkan. Berikut ini akan mimin jabarkan suka dan duka bekerja di perusahaan publisher game online.

Dukanya antara lain:

1. Tidak Kenal Hari Libur

Jika terjadi masalah pada server atau network, maka merupakan sebuah kewajiban bagi para karyawan yang bekerja di publisher game online untuk segera datang ke kantor dan membereskan masalahnya. Tidak peduli itu hari libur atau hari besar sekalipun.

2. Deadline adalah Harga Mati

Jika deadline sebuah project telah ditentukan, maka kami semua wajib menyelesaikan secepatnya, bahkan sebelum deadline itu sendiri. Oke itu merupakan kewajiban, tapi masalah lainnya adalah adanya kendala pada alat-alat tau bahan-bahan untuk project itu sendiri, dan itu sangat menghambat selesainya project. Buah simalakama bukan?

3. One Man Show

Hmmmm, makna dari One Man Show di sini adalah … hmmm, ya bener-bener One Man Show. Para karyawan termasuk mimin sendiri dituntut harus bisa ngerjain project sendirian, mulai dari menyiapkan mesinnya, mulai install servernya hingga membawa fisik server tersebut untuk disimpan di datacenter.

Oke, sudah cukup membahas dukanya, kali ini mimin akan bahas sukanya bekerja di Publisher Game Online pada halaman selanjutnya.

Kembali1 of 2

Petualang yang suka Keindahan dan Pekerja Keras demi Masa Depan







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *