Fakta Mengejutkan ini Bakal Bikin Kamu Ragu Akan Sahabat Sejati

Sahabt adalah segalanya, sahabat sejati sampai mati, yakin dengan ungkapan tersebut?




Manusia pasti butuh yang namanya teman. Kamu masih inget gak pelajaran IPS waktu SD dulu? Kita pernah diajarkan bahwa manusia merupakan makhluk sosial. Itu artinya manusia gak bisa hidup sendiri dan manusia pasti akan selalau butuh teman. Seiring dengan berjalannya waktu, teman yang kita miliki selalu bertambah. Mulai dari teman main dirumah, teman SD, teman ngaji, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, teman di dunia kerja dan teman – teman yang lain.
Tapi kamu tahu gaq sih?

Akan ada masa dimana teman kamu akan berkurang secara drastis. Ini nyata, bukan tipu–tipu. Oxford university dan Alto University School of Science sudah mengungkapkan hasil eksperimen yang telah mereka mulai dari tahun 2007 mengenai hal ini. hasil penelitian yang mereka publikasikan mengatakan bahwa manusia akan kehilangan teman secara bertahap mulai umur 25 tahun. Data yang mereka publikasikan menyebutkan bahwa pertemanan manusia akan terus bertambah sejak mereka kecil sampai umur 25 tahun. Tingginya angka pertemanan manusia sebelum usia 25 tahun disebabkan oleh fase yang bernama “social sampling”, dalam bahasa Indonesia artinya percobaan social. Saat kita berada pada fase social sampling, secara gak sadar kita lagi nyari teman yang membuat kita merasa paling nyaman dari sekian banyak teman yang kita punya. Tapi sejak umur 25 tahun ini, lingkaran pertemanan manusia akan terus berkurang. Data lain dari penelitian ini juga menyatakan bahwa ketika manusia mencapai umur 39 tahun, rata –rata teman yang dimiliki adalah 15 orang untuk wanita dan 12 oran g untuk pria. Pada saat manusia berumur 80 tahun, manusia akan memiliki jumlah teman yang stabil, yaitu 8 teman untuk wanita dan 6 teman untuk pria. Kalo kita keburu meninggal sebelum umur 80 tahun gimana ya? Hehehe

Setelah membaca beberapa sumber artikel lainnya, ternyata ada beberapa factor yang menyebebakan jumlah teman kita mulai berkurang saat kita dewasa.

Kembali1 of 2







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *