site hit counter

Punya Cara yang Unik, Begini Siswa Jepang Belajar Perkalian


0
3 shares
Your Best Online Partner

Hai Guys

Seperti yang kita kenal caper.id merupakan situs yang terbuka dalam mempublikasikan artikel bernuansa J-Culture. Karena itu, artikel saya kali ini akan menyapa budaya negeri matahari terbit. Selain identik dengan Anime, Jepang juga dikenal memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik, bisa dibilang salah satu yang terbaik di benua kita, bahkan dunia. Lantaran kualitas pendidikannya yang luar biasa ini membuat saya tertarik untuk berbagi kepada sahabat caper.id tentang potret pembelajaran di sana.

Mungkin kalian bertanya-tanya: kenapa yang saya pilih topik pendidikan dari sekian banyak unsur yang relevan dengan J-Culture? Jika kita menengok ke belakang tepatnya saat sekutu membumihanguskan dua kota: Nagasaki dan Hiroshima, ada satu hal yang patut kita teladani tentang pertanyaan pemerintah Jepang terkait nasib dua kota itu. Pertanyaan itu, yang sering digaungkan oleh para guru sejarah di muka bumi ini, adalah berapa banyak guru yang tersisa di dua kota tersebut. Dari sini, kita akan tahu bahwa Jepang merupakan negara yang memiliki perhatian yang begitu tinggi terhadap pendidikan. Nah, itu gaes alasannya.

Potret pendidikan yang akan saya suguhkan pada kalian di kesempatan kali ini dalah tentang bagaimana siswa Jepang belajar perkalian. Tapi sebelumnya saya ingin mengingatkan sedikit tentang yang pada umumnya dipelajari di negara kita.

Misal: untuk perkalian antara 23 dan 21

Pada umumnya kita akan belajar dengan cara bersusun atau orang jawa menyebutnya dengan bumbung susun. Hasilnya seperti gambar berikut.

Pada dsasarnya Jepang juga menggunakan cara yang sama. Akan tetapi para guru di sana mengemas cara itu dengan lebih memudahkan siswa. Dalam belajar operasi perkalian siswa diajak untuk menggunakan visualisasi berupa garis-garis. Berikut gambarnya

Mula-mula para siswa menggambar dua garis kuning secara bedekatan dan satu garis dengan warna yang sama secara terpisah. Dan tiga garis merah berdekatan serta dua garis merah lain Garis-garis kuning tersebut mewakili 21. Hal yang sama untuk 23, digambar garis-garis merah. Dari perpotongan garis-garis itu didapatkan bilangan yang apabila di jumlahkan akan menghasilkan nilai 483. Hasilnya sama bukan dengan cara pada umumnya? Hanya saja lebih menarik untuk anak-anak karena melibatkan proses menggambar dan melibatkan warna-warna yang lebih disukai anak. Selamat mencoba gaes buat ngajarin adek atau ponakan kalian.

Sumber gambar: sketsa oleh aplikasi





Like it? Share with your friends!

0
3 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
M. Nur Fariza

Mahasiswa biasa-biasa saja yang suka menulis

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format